Tampilkan postingan dengan label cerita ngarul ngidul. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita ngarul ngidul. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Februari 2012

Jakarta mengubahku

Lahir dan dibesarkan di kota kecil sangat berbeda dengan lahir dan dibesarkan dikota besar. Semua juga taulah, tapi ada beberapa hal yang menggelitik ketika aku pulang ke Ambon bulan lalu.

Menghabiskan 10 tahun terakhir di tanah Jawa membuatku menjadi orang yang berprasangka buruk (bacanya : lebih waspada). Hahahahahaha. Mungkin sikapku ini juga sebagai hasil dari beberapa kejadian yang menimpaku seperti kalungku pernah dijambret dan juga tasku pernah disilet tanpa ketahuan. Untung ga pernah berhasil dan aku ga pernah terluka. Perlindungan Tuhan buatku pastinya :)

Entah sadar atau tidak, sikap waspada ato curiga sudah merupakan cara bertahan hidup di tanah ini. Susah banged nyari orang yang baru dikenal dan yang menurut kita tulus :(
Waktu lagi ngantri ato sedang berdesak-desakan, spontan tasku akan kutaroh didepan.
Waktu lagi jalan sendirian dan udah agak malam, aku akan lebih sering menoleh kebelakang. Waktu ada orang yang menanyakan arah ato minta duit (dengan banyak alasan) pasti langsung membatin, pasti ada maunya ini orang :D
Waktu mo naik angkot malam2, musti nyari yang banyak penumpangnya

Aku baru menyadarinya ketika aku berada di Ambon bulan lalu. Ketika sedang ngantri, spontan tasku langsung pindah didepan. Pas ngelirik kanan kiriku, aku langsung senyum sendiri. Dasar kebiasaan di Jawa datang ke Ambon masih dibawa2 juga. Bawaannya curigaan mulu -.-. Padahal disamping2ku pada nyantai-nyantai aja..Hahahahahaha

Di Ambon mah jarang banged ada yang copet bahkan yang minta-minta.. Itulah realita yang terjadi dikota ini. Kasian sih tapi mo gimana lagi :)

Jumat, 18 November 2011

Curcol 18 November 2011

Beberapa minggu belakangan ini lagi males nuliiisss *males kok dipiara..huh* selain itu aku emang lagi sibuk ngurus ini itu..

1. Nikahan Nona dan Faith -11.11.11-
Dua sahabat baikku merit minggu lalu dan aku dipercayakan untuk menari Tari Lenso (tarian dari Ambon) bersama beberapa teman gerejaku. Aslinya sih belum pernah nari Tari Lenso (aku penari tamborin di gereja) tapi karena dimintai tolong jadi apa boleh buat. Alhasil, kita sibuk latihan dan melakukan beberapa persiapan untuk acara mereka.

2. Bokap gw datang dari Ambon.
Papa ditugaskan ke Jakarta jadilah aku ijin kerja setengah hari untuk ketemuan sama papa n membeli beberapa barang yang papa butuhkan juga titipan dari mama dan ade2ku di Ambon. Jadinya aku 2 hari bolak balik Depok - Jakarta untuk ketemuan dan juga belanja.

3. Rencananya Natal nanti aku mau pulang ke rumah tapi karena ada satu dan lain hal maka DIBATALKAN..Sedih sih -.-. Natal selalu menjadi moment yang paling berkesan disepanjang tahun itu karena biasanya kami kumpul bersama.
Jadinya aku pulang Ambon bulan Januari karena emang ada acara keluarga. Mau bolak balik tapi sayang uangnya, tiket lumayan mahal. Untuk yang bulan Januari sih tiket udah ok, cuti juga sudah di approve :) tapi aku akan natal di Jakarta.

Demikian updatean terakhir dari aku.
Pingin nulis tentang Nick Vujicic dan Daud juga tapi besok aja deh..hehehehehehe

GBU

Kamis, 03 November 2011

Mengapa Drama Korea??

Lagi ga pingin mikir yang berat-berat jadi aku memutuskan untuk menulis tentang drama korea..wkwkwkwkwkwk

Iya, aku pencinta drama korea sejak tahun 2003 sejak dulu masih kuliah. Kenapa memilih drama korea??
1. Artis dan aktornya cantik dan ganteng, udah gitu modis banged :P. Salah satu aktor korea yang takut Tuhan itu Choi Si Won. Akting para pemain drama korea juga keren banged, kualitas gambar juga oke dah.
2. Ga ada atau sangat sedikit adegan yang "hot" bahkan ciuman aja jarang banged, ga sama kaya film hollywood sono
3. Peran antagonisnya ga jahat-jahat amat seperti sinetron indo yang bisa bikin kita ikut-ikut geram terbawa esmosi..arggghh
4. Kisah cintanya lucu-lucu, kebanyakan thema ceritanya romantic comedy gitu..Jadi bisa ngakak2 nontonnya.
5. Tontonan ringan, ga pake mikir, bikin refreshing otak :D
6. Ada banyak nilai-nilai positif yang bisa diambil dari drama korea dibanding dengan tontonan lainnya antara lain :
- mereka sangat hormat sama orang tua (tapi kadang berlebihan)
- mereka masih menjunjung tinggi nilai ketimuran mereka. Bercerai, selingkuh, dan kumpul kebo masih dianggap tabu
- menjunjung tinggi sopan santun (Terbiasa memberi salam, selamat datang, selamat tinggal, selamat bekerja. Tidak merokok di sembarang tempat. Suka mengucapkan terima kasih dan meminta maaf klo salah *sering banged melihat ini di drama korea*.
- Disiplin, pekerja keras dan taat.

Setelah lama menonton drama korea, aku juga jadi suka sama kebudayaan korea, antara lain :
  • Bahasa korea..hehehehehe..Aku sering ketemu orang korea yang kuliah di UI, seneng deh denger mereka ngomong. Pernah sekali, aku seangkot sama segerombolan mahasiswa korea. Sepertinya mereka baru pernah ke Indo dan naik angkot pula. Pas mo turun, aku bilang dong sama sopir angkotnya : "kiri bang". Eh, ntu salah satu mahasiwa korea bilang sama temannya (tentu saja dalam bahasa korea), klo mau turun bilangnya "kiri bang"..wkwkwkwkw, asli langsung ngakak denger itu orang korea ngomong "kiri bang" dengan logat koreanya yang kental :P
  • Hanbok. Hanbok itu pakaian orang korea. Klo sekarang sih udah ga pernah menjadi pakaian sehari-hari lagi. Klo dulu sih iya seperti di filmnya Jang Geum - Jewel in the Palace.
Ini dia gambarnya pakaian ceweknya *suka deh*
  • Makanan yang paling sering muncul di drama korea yaitu :
  1. Ramyeon atau ramen ini adalah mie dari Jepang. Klo didrama korea, mereka makan pake panci kecil gitu..hahahahaha *ga pernah terjadi di Indo* kaya gini ini. Tapi yang paling sering makan ramen itu orang sederhana. Klo orang kaya sih makan ramen juga sih tapi jarang banged.
  2. Kimchi itu sayuran yang terdiri dari lobak dan sawi putih yang difermentasi dan diberi bumbu pedas sampe merah gitu deh.
  3. Odeng. Ini jajanan paling populer di korea. Hampir disetiap sudut kota korea ada penjual odeng yang menggunakan kereta gitu. Odeng adalah kue ikan olahan yang direbus dalam kaldu dan disajikan dalam bentuk sate.
  4. Dikorea juga banyak warung-warung dipinggir jalan yang menjual daging yang dipanggang. Daging dipotong kecil2 dan dibungkus dengan sayuran. Biasanya mereka minum soju (arak yang dibuat dari beras/gandum atau kentang yang difermentasikan) sambil makan daging-dagingan itu.
  • Festival cherry blossom. Sebenarnya bunga sakura lebih banyak ditemui di Jepang. Sakura merupakan bunga nasional Jepang yang mekar pada musim semi, yaitu sekitar awal bulan April. Sakura tumbuh juga dibeberapa tempat di Korea Selatan. Festival cherry blossom di diselenggarakan di Kota Jinhae antara tanggal 4-10 April 2011. Aku suka deh ngeliat pohon ini, apalagi dikasih lampu pas malam hari. Indah banged :)

Selain yang baik-baik diatas, ada beberapa kebiasaan buruk yang ditampilkan dalam drama korea, antara lain :
  1. Suka mabok-mabokan apalagi kalo lagi depresi, entah patah hati, kehilangan pekerjaan atau lagi punya masalah rumah tangga. Bisa juga lagi bahagia seperti merayakan sesuatu dengan teman-teman mereka untuk membina persahabatan. Di Korea, minum minuman beralkohol itu sudah menjadi kebiasaan mereka. Bahkan jika pertama kali cowok datang ke rumah pacarnya untuk memperkenalkan diri dengan orang tuanya, pasti harus minum-minum sampe mabok dan pingsan (pertarungan antara ayah dan calon mantu :D)
  2. Materialistis. Hampir disebagian besar drama korea, masalah utama mereka adalah uang. Peran antagonis dalam hampir sebagian besar drama korea yang kutonton adalah orang-orang yang mencintai uang dan kekuasaan.
  3. Bicaranya kadang kasar n cablak. Orang tua atau atasan kadang sangat kasar membentak anak atau bawahannya. Malah pake di getok pula kepalanya *hadeh*. Paling kaga suka klo gw diginiin. Tapi mereka ga suka mendendam.
udah ah, jadi panjang lebar gini ceritanya.

*semua gambar2 diatas diambil dari mbah google :P*