Tampilkan postingan dengan label share. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label share. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 November 2012

10 things before 30

Postingan ini ada sebagai hasil ajakan Lia di blognya beberapa bulan yang lalu *udah basi sih tapi lebih baik telat asal selamat*. Sebenarnya ga pingin ingat-ingat klo beberapa tahun kedepan umurku jadi 30 tahun. Masih berasa muda (20an tahun) *masih belum terima* :P Sekarang aja masih ga suka klo dipanggil Ibu. Napa ga kakak atau mbak aja siiiiih. 

Dibanding tambah panjang mending kembali ke topik, 10 hal yang aku mau lakukan sebelum umur 30 :D

1. Belajar masak tiap hari

Sebelum menikah, aku ga pernah masuk dapur. Masih suka salah sama nama-nama bumbu dan sayuran *parah banged*. Aku ga suka masak karena aku ga suka makan :D. Berhubung bersambung aku sudah menikah jadi ya mau ga mau harus memasak, apalagi suamiku tercinta doyan makan. Puji Tuhan, karena sama-sama berasal dari ujung timur Indonesia, kami menyukai ikan. Aku ga terlalu doyan daging yang lain seperti ayam dan daging sapi. Jadinya klo tiap hari makan ikan, kami ga masalah. Sekarang udah lumayan bisa numis sayur, masak capcay ato sop macaroni. Belum expert banged tapi sudah lumayanlah. Selain menjadi penikmat masakanku, suamiku juga jurinya. Maklum, suamiku lebih jago masak. Hari sabtu ato minggu aku biasanya libur memasak karena ada suamiku tercinta yang memasak..wkwkwkwkwkwk 
 
2. Belajar bikin jajanan pasar
Ga doyan makan nasi tapi doyan banged makan jajanan pasar dan juga desert seperti puding. Udah beberapa kali bikin jajanan yang biasa dibuat mamaku pas aku masih kecil seperti panekuk, kue lumpur, dll. Rasanya biasanya enak tapi bentuknya yang belum cantik. Masih harus belajar.

3. Belajar bikin kue madona untuk natal
Pasti pada ga tau kue madona itu kaya apa. Klo orang Ambon sih pasti tau, soalnya ini selalu ada di acara-acara spesial kami. Aku ga tau kenapa itu kue bisa bernama madona tapi aku sukaaaa banged.

ini nih yang namanya kue madona

4. Belajar mengendarai sepeda motor dan mobil
Kemana-mana ga efektif klo naik angkot ato diantar kesana-kesini jadi harus belajar naik motor

5. Mau hamil :D
Karena udah menikah jadi boleh hamil dong yaaaak :D.Semoga sebelum umurku 30 aku udah hamil

6. Belajar bahasa inggris
Ngerasa bahasa inggrisku ga oke banged jadi harus banyak belajar. Ga ada kata terlambat, semangat!!!

7. Sekolah lagi
Rencananya tahun depan pingin kuliah lagi klo Tuhan mengijinkan.

8. Pingin bisa diving dan ke Raja Ampat.
Raja Ampat itu di Papua juga tapi aku belom pernah kesana. Diperkirakan ada 1.070 lebih spesies ikan ada di Kepulauan raja Ampat




9. Bisa punya rumah sendiri. 
Sekalipun sudah menikah, kami belum punya rumah sendiri. Semoga sebelum umur 30 sudah tercapai keinginan ini

10. Pingin bisa pelayanan lagi.
Rindu untuk pelayanan lagi. Maunya pelayanan anak-anak tapi liat aja dikasih kepercayaan dimana.

Ayo yang mau ikutan ato yang belum ikutan silahkan ditulis biar jadi reminder buat diri sendiri juga.


God bless you


Selasa, 23 Oktober 2012

Kenyataannya...


Genap 4 bulan aku menetap di pulau paling timur di Indonesia yang begitu indah dan kaya alamnya. Seiring berjalannya waktu, semakin mengenal masyarakat dan kebudayaan disini, miris rasanya menghadapi keadaan di tanah ini. Tak bisa dipungkiri bahwa tanah ini kaya banged. Dari emas, tembaga, flora fauna bahkan biota laut ada disini. Gunung, laut dan danau bertemu jadi satu, pemandangan yang sangat indah.

Ada beberapa hal yang menarik perhatianku waktu datang kesini. Hampir sebagian besar penduduk Papua apalagi yang asli Papua beragama Kristen. Gedung yang paling gampang ditemui di kota ini adalah gedung gereja. Bahkan sampai ke gang-gang kecil pun gereja bisa ditemui. Hari dimana Injil masuk ke Papua dirayakan bahkan sampe dijadikan hari libur. Klo di propinsi yang lain Natal dan Paskah hanya dirayakan 1  hari, disini 2 hari. 
.
Kenyataan miris yang terlihat adalah pergaulan bebas yang terjadi. Pasangan muda-mudi yang kumpul kebo adalah hal yang lumrah bahkan diperbolehkan oleh orang tuanya sendiri. Hal ini juga dipengaruhi oleh adat yang dipegang kuat oleh masyarakat. Jadi tidak heran klo gaya pacaran anak remaja disini sangat tidak memuliakan Tuhan. Pergaulannya buruk dan tidak kudus.

Dampak dari kumpul kebo dan pacaran tidak kudus adalah tingkat KDRT yang tinggi. Beberapa minggu lalu, waktu sudah menunjukkan pukul 2 pagi, kami sedang tidur nyenyak, tiba-tiba aku terbangun karena mendengar suara tangisan perempuan sambil ngomong : ampun-ampun. Aku membangunkan suamiku untuk melihat apa yang terjadi, ternyata perempuan itu sedang dipukul sama pacarnya (pasangan kumpul kebonya). Kami tidak bisa melakukan apa-apa, kami hanya bisa berdoa.

Melakukan hubungan seks diluar pernikahan adalah biasa. Penyebaran HIV AIDS cukup tinggi melalui hubungan seksual dengan PSK. Minuman keras laku dijual disini. Ketemu sama orang tidur ditepi jalan raya bahkan didalam selokan adalah pemandangan yang sering terjadi. Bahkan bir pun dikonsumsi oleh masyarakat luas. Klo ada acara ato syukuran dirumah pasti ada bir. Dikonsumsi bahkan oleh ibu-ibu ato oma-oma. *bagiku adalah hal yang ajaib* Itu merupakan kebiasaan turun temurun.

Memang tidak semua orang yang tinggal di Papua demikian, suamiku orang asli Papua yang dilahirkan dan dibesarkan disini. Dia tidak setuju dengan banyak hal yang terjadi di tanah ini makanya dia memilih untuk kembali dan membangun daerahnya sendiri. Melihat kenyataan ini tiap hari membuat kami terbeban untuk berdoa dan menjadi berkat untuk tanah ini. Memang lebih sulit karena keadaan ini sudah terjadi turun temurun bahkan menjadi budaya masyarakat sini. Pemikiran masyarakat masih tertutup untuk memiliki kehidupan yang lebih baik dan sejahtera. Kami butuh Tuhan Yesus untuk mengubahkan orang-orang ditempat ini. Dukung dan doakan kami yah, juga doakan tanah ini J


Mereka mengaku mengenal Allah, tetapi dengan perbuatan mereka, mereka menyangkal DIA. Titus 1 :16

Nb. Belum dapat foto-foto wedding dari fotografer jadi cerita dan foto-foto wedding day-nya masih pending dulu yah. Internet disini suka ngambek jadi sekarang jarang OL tapi teteup dibaca kok blognya teman-teman :)

Jumat, 31 Agustus 2012

Teladan Hidup Yusuf

Semua orang Kristen pasti sudah pernah dengar nama Yusuf. Ada beberapa hal yang ingin aku sharekan mengenai hidup Yusuf yang memberkati hidupku.

Setelah dikecewakan dan dikhianati oleh saudara-saudaranya, Yusuf tetap menjadi pribadi yang luar biasa. Yusuf bisa saja kecewa sama Tuhan, bisa aja bersungut-sungut sama Tuhan "Tuhan kok jahat banged sih sampe membiarkan saudara-saudara kandungku sendiri menjualku?" "Ngapain harus taat sama Tuhan, toh Tuhan ga tolong aku kan?" "Disini (Mesir) aku jadi budak, disuruh ini itu sama tuanku, coba klo dirumahku sendiri".

Yusuf bisa punya banyak alasan untuk tidak setia dan memberontak sama Tuhan. Apalagi Yusuf dijual ke Mesir, bangsa yang memiliki budaya asing dan percaya kepada dewa-dewa, jauh dari orang tuan dan sanak saudaranya. Tapi Yusuf melalukan hal yang berbeda, dia tidak terpengaruh oleh lingkungan sekitarnya namun tetap memilih untuk taat dan setia mengikut Tuhan. Salah satu keteguhan Yusuf untuk hidup benar dihadapan Tuhan yaitu dengan menolak ajakan isteri Potifar untuk tidur dengannya. Ajakan istri Potifar bukan sekali tapi dalam Kej 39:10 dikatakan "walaupun dari hari ke hari perempuan itu membujuk Yusuf,  Yusuf tidak mendengarkan bujukannya itu..." Berhari-hari Yusuf dibujuk tapi Yusuf menolaknya, bahkan kata Yusuf "Bagaimanakah mungkin aku melakukan kejahatan yang besar ini dan berbuat dosa terhadap Allah?" Yusuf Takut akan Allah.

Allah menyatakan penyertaan yang luar biasa dalam hidup Yusuf. Dimulai dari rumah Potifar, dalam penjara bahkan sampai Yusuf menjadi penguasa di Mesir. Dikatakan dalam Kej 39 bahwa Tuhan menyertai Yusuf sehingga ia menjadi seorang yang berhasil dalam pekerjaannya.

Penyertaan Tuhan jauh melampaui situasi yang dialami Yusuf bahkan pertolongan dan kuasa Allah dirasakan dan dialami oleh orang-orang disekitar Yusuf. Potifar merasakan bahwa Yusuf disertai Tuhan sehingga ia memberi kepercayaan kepada Yusuf untuk menjadi kuasa atas rumah dan segala miliknya. Saat dipenjara, Yusuf menjadi kesayangan kepala penjara sehingga kepala penjara memberikan kepercayaan kepada Yusuf untuk menjaga para tahanan. Pertolongan dan kuasa Allah dialami oleh juru minuman dan juru roti melalui Yusuf yang menerangkan arti mimpi kedua orang itu.

Yusuf berada dipenjara namun situasi itu tidak menghalangi Yusuf untuk menghayati perhatian, pertolongan bahkan kuasa Allah dalam hidupnya. Bahkan bukan hanya itu saja, Yusuf tidak mengasihani diri, terpuruk dan tenggelam dalam kesedihannya namun Yusuf justru memberi perhatian kepada orang lain. Dalam Kej 40:6&7 dikatakan Yusuf melihat bahwa juru minuman dan juru roti sedang bersusah hati dan Yusuf bertanya kepada mereka mengapa muka mereka muram. Situasi yang sulit tidak membuat Yusuf patah semangat dan tidak peduli dengan orang lain sebaliknya Yusuf justru memberi perhatian, pertolongan dan kuasa Allah yang dia alami kepada orang lain. Yusuf tidak menikmati berkat seorang diri melainkan orang lain pun turut menikmati berkat Allah melalui hidup Yusuf bahkan disaat yang tidak menyenangkan dalam hidupnya.

Dalam setiap keadaan, mengucap syukurlah, terus taat sama Tuhan dan jadilah berkat. Biar dimanapun kita berada, orang lain dapat menikmati berkat Allah lewat hidup kita.

Yusuf merupakan contoh konkrit dalam Alkitab bagaimana orang yang bekerja di "dunia sekuler" menjadi penguasa suatu negeri yang hidup Takut akan Tuhan. Bekerja didunia sekuler seharusnya menjadi alasan buat kita untuk memberkati hidup semakin banyak orang seperti yang Yusuf lakukan :)

Selasa, 20 Maret 2012

Langit biru pagi ini :)

Sudah beberapa hari belakangan ini langit selalu kelabu, hujan kadang turun membasahi bumi dan angin bertiup kencang. Gemuruh angin biasanya terdengar jelas dari lantai 4 tempatku bekerja. Stasiun-stasiun tv memberitakan tentang rumah rusak dan pohon tumbang karena cuaca yang cukup ekstrim ini.

Namun pagi ini berbeda dengan hari-hari kemarin. Langkah kakiku menuju kantor disambut oleh hangatnya mentari pagi, langit biru dan awan yang seputih salju. Ahhhh, hatiku meluap dengan sukacita dan ucapan syukur.

Langit hari ini mengingatkanku, seburuk apapun badai kehidupan yang kualami, akan selalu ada sinar mentari pengharapan yang cerah dalam hidupku. Mungkin ada hari-hari yang berat dalam hidupku, hari yang menurutku buruk tapi itu hanya hari bukan hidupku. Selalu ada harapan didalam Tuhan..

Makasih Tuhan buat langit biru pagi ini, aku beryukur dan bersukacita karenaMu..

TUHAN, betapa banyaknya karya-Mu bagi kami, ya TUHAN Allahku, Engkau tak ada taranya! Banyaklah rencana-Mu yang menakjubkan bagi kami, tak mungkin diceritakan semuanya. Mazmur 40:5 BIS

Kamis, 23 Februari 2012

Menjadi perusak generasi selanjutnya

Apa yang menjadi perusak generasi selanjutnya?? Bagiku jawabannya adalah rokok. Di Indonesia, kita bisa menemukan asap rokok dimana-mana. Dikantin waktu sarapan, di jalan waktu nunggu kendaraan umum, di stasiun waktu nunggu kereta, bahkan didalam angkutan umum dan restoran pun ada asap rokok. Entah mengapa, asap rokok selalu mengundang rasa sakit kepala yang tak tertahankan olehku. Aku ga bisa dekat-dekat dengan asap rokok dan itu sungguh sangat menyiksa diriku.

Jaman ini yang menjadi perokok bukan hanya pria dewasa dan berduit tapi bahkan anak umur 5 tahun, para wanita dan gelandangan di jalan pun merokok. Miriiiiis banged. Duit buat makan ga ada, tapi buat beli rokok ada. Masih pake baju seragam tapi udah kaya kereta api aja, ga pernah berenti merokok. Itulah realita yang kulihat tiap-tiap hari dan membuatku sedih. Apa jadinya generasiku saat ini?? Pada usia sangat belia sudah mengenal rokok. Usia-usia dimana anak-anak belum bisa membedakan mana yang baik dan yang buruk. Pada saat menyadari bahaya merokok, mereka sudah terlalu kecanduan dan tidak bisa lepas lagi. Kasian
Ada banyak alasan juga dari para pencandu rokok. Salah satunya, mana akibat merokok?? Aku sehat-sehat aja tuh. Bahkan orang tuaku yang perokok juga masih sehat hingga usia lanjut. Ya, mungkin saat ini kita belum melihat akibatnya, tapi anak-anak kita mungkin yang akan mengalaminya. Kita menjadi penyumbang sel-sel kanker bagi anak-anak kita.

Let's save our future generations from the cycle of nicotine addiction

Liat video ini deh, betapa mirisnya generasi ini..




Senin, 06 Februari 2012

Jakarta mengubahku

Lahir dan dibesarkan di kota kecil sangat berbeda dengan lahir dan dibesarkan dikota besar. Semua juga taulah, tapi ada beberapa hal yang menggelitik ketika aku pulang ke Ambon bulan lalu.

Menghabiskan 10 tahun terakhir di tanah Jawa membuatku menjadi orang yang berprasangka buruk (bacanya : lebih waspada). Hahahahahaha. Mungkin sikapku ini juga sebagai hasil dari beberapa kejadian yang menimpaku seperti kalungku pernah dijambret dan juga tasku pernah disilet tanpa ketahuan. Untung ga pernah berhasil dan aku ga pernah terluka. Perlindungan Tuhan buatku pastinya :)

Entah sadar atau tidak, sikap waspada ato curiga sudah merupakan cara bertahan hidup di tanah ini. Susah banged nyari orang yang baru dikenal dan yang menurut kita tulus :(
Waktu lagi ngantri ato sedang berdesak-desakan, spontan tasku akan kutaroh didepan.
Waktu lagi jalan sendirian dan udah agak malam, aku akan lebih sering menoleh kebelakang. Waktu ada orang yang menanyakan arah ato minta duit (dengan banyak alasan) pasti langsung membatin, pasti ada maunya ini orang :D
Waktu mo naik angkot malam2, musti nyari yang banyak penumpangnya

Aku baru menyadarinya ketika aku berada di Ambon bulan lalu. Ketika sedang ngantri, spontan tasku langsung pindah didepan. Pas ngelirik kanan kiriku, aku langsung senyum sendiri. Dasar kebiasaan di Jawa datang ke Ambon masih dibawa2 juga. Bawaannya curigaan mulu -.-. Padahal disamping2ku pada nyantai-nyantai aja..Hahahahahaha

Di Ambon mah jarang banged ada yang copet bahkan yang minta-minta.. Itulah realita yang terjadi dikota ini. Kasian sih tapi mo gimana lagi :)

Gelandangan lulusan Harvard : Liz Murray

Minggu yang lalu, ada satu tayangan dalam Oprah Winfrey Show yang cukup menggugahku.

Aku search di internet dan aku menemukan cerita lengkapnya :) Ini dia...


Seorang wanita yang melakukan suatu keajaiban dari "tidak punya rumah sampai ke Harvard" membuat kisah hidupnya menjadi cerita yang paling banyak dibaca di Amerika.

Liz Murray, 29, tumbuh dari kehidupan jalan yang keras sampai bisa lulus dari sebuah universitas terkenal dan menjadi pembicara internasional.

Kenangan-kenangan awal hidupnya tidaklah menyenangkan, orang tuanya menghabiskan uangnya untuk mengkonsumsi kokain dan heroin saat ia dan adiknya kelaparan: "Kita memakan es batu karena kita sangat lapar. Kita juga berbagi pasta gigi untuk makan malam."

Mencoba untuk bertahan hidup

Lahir di Bronx, Liz melihat orang tuanya menghisap kokain setiap hari. "Kedua orang tuaku adalah hippie (semacam kultur di Amerika), Di awal tahun 1980-an dan ketika aku lahir, mereka menjadi pecandu narkoba," ingatnya.

Ia berkata bahwa ia sangat mencintai mereka dan mereka sebenarnya juga mencintai dirinya, mereka sebenarnya orang yang berpendidikan tetapi tidak berdaya karena ketergantungan obat dan kemiskinan. Ia ingat ibunya mencuri uang ulang tahunnya, menjual televisi, bahkan kalkun yang diberikan gereja waktu hari Thanksgiving, untuk membeli kokain. Liz dijelek-jelekkan dan diganggu di sekolahnya karena bau dan tidak rapi dan kemudian ia pun keluar dari sekolah itu.

Mantra ibunya adalah "suatu hari hidup akan lebih baik", dan kemudian ia akan menghabiskan waktu dengan muntah-muntah dan dirawat oleh putrinya, tangannya penuh dengan bekas jarum. Saat Liz berumur 15 tahun ibunya positif terkena HIV dan AIDS. Ia meninggal tidak lama setelahnya dan dikuburkan di peti mati sumbangan orang.

Saat ayah Liz tidak mampu lagi membayar biawa sewa kamar dan pindah ke gubuk, Liz tinggal di jalanan. Adiknya memiliki tempat di sofa seorang teman, namun Liz tidur di stasiun kereta atau di bangku taman.

Titik Balik

Awalnya ia melihat dirinya sebagai seorang yang durhaka dan korban, tetapi kemudian ia mendapatkan pencerahan. "Seperti ibuku, aku selalu berkata, ''aku akan memperbaiki hidupku suatu hari.' Dan kemudian itu menjadi semakin jelas ketika aku melihat ibuku meninggal tanpa memenuhi mimpinya, waktuku mungkin sekarang atau tidak sama sekali," katanya.

Ia tidak memiliki tempat untuk hidup dan ia tidak datang ke sekolah secara teratur selama beberapa tahun, tetapi pada umur 17 ia menjadi murid yang cemerlang dan menyelesaikan sekolahnya hanya dua tahun.

Ia bekerja dan mengambil kelas malam. Seorang gurunya melihat kecerdasannya dan mengajarkannya. Saat gurunya membawa 10 murid terpintarnya ke Harvard, Liz berdiri di luar universitas, ia yakin bahwa Harvard berada dalam jangkauannya. Dan kemudian ia mendengar bahwa New York Times memberikan beasiswa padanya.

Liz lulus di musim panas. Oprah Winfrey memberinya penghargaan chutzpah award dan ia bertemu Bill Clinton. Ia berbicara di berbagai event bersama Tony Blair, Mikhail Gorbachev dan Dalai Lama. Ia berbicara pada para remaja tentang menolak godaan obat-obatan dan geng. Dia juga mengingatkan mereka untuk tidak menggunakan kesengsaraan di masa remaja sebagai alasan untuk bertindak negatif.

Ayah Liz meninggal tahun 2006, juga karena AIDS. Salah satu kebaikan ayahnya adalah ia mendorong Liz untuk membaca - dan mencuri buku dari perpustakaan

Liz tidak ingin penampilan dan gelar Harvardnya mengelabuhi semua orang: "Aku adalah salah satu dari orang-orang di jalan yang kamu jauhi itu" Katanya.

terjemahan dari http://www.guardian.co.uk/world/2010/sep/26/liz-murray-bronx-harvard


Ya, apapun keadaan kita dan masa lalu kita tak akan menentukan masa depan kita. Selalu ada harapan bagi mereka yang mau berjuang dan terus maju

Senin, 30 Januari 2012

Tak Pasti

Semua kita tak bisa meramalkan masa depan, aku juga. Banyak ketidakpastian menghadang langkahku.

Pindah ke tempat baru
Suasana baru
Bertemu orang yang belum pernah kutemui sebelumnya
Jauh dari orang-orang terdekatku
Pindah tempat bekerja dan mungkin tidak bekerja untuk sementara waktu
Banyak hal yang harus diurus mengenai BIG DAY yang menguras pikiran dan kantong juga
Banyak hal yang akan berubah
Semakin banyak hal yang tidak pasti

Sebenarnya aku tak bersahabat dengan perubahan. Aku tidak terlalu menyukainya. Tergoda untuk khawatir, TAPI kutau siapa yang kupercayai. Kutau siapa yang memimpin langkahku. Tulisan-tulisan ini akan membuktikan bahwa 1 tahun, 5 tahun, 10 tahun bahkan klo diijinkan Tuhan 50 tahun lagi, Dia tetap sama. Allah yang dapat dipercaya

Aku belajar dari Nuh

Dalam bulan Januari ini aku belajar dari kitab Kejadian. Ada banyak hal yang menarik perhatianku, salah satunya yaitu kisah hidup Nuh. Semua pasti tau nama Nuh bahkan sejak masih di sekolah minggu.

Dalam Kejadian 6 digambarkan bahwa Nuh hidup di zaman yang penuh dengan kejahatan.

Ayat 5 dinyatakan bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecendrungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata.
Manusia terlibat dalam dosa seksual (kej 6:2 - anak-anak perempuan manusia itu cantik-cantik, lalu mereka mengambil isteri dari antara perempuan-perempuan itu, siapa saja yang disukai mereka) dan juga kekerasan (kej 6:11 adapun bumi itu telah rusak di hadapan Allah dan penuh dengan kekerasan).

Keadaan yang terjadi pada zaman itu tak jauh berbeda dengan yang kita hadapi saat ini bukan?? Pacaran tidak kudus, perselingkuhan, homoseksual menjadi hal-hal yang lumrah terjadi di masyarakat apalagi di Jakarta.

Bahkan ditulis, maka menyesallah TUHAN, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya (kej 6:6). Allah mengasihi manusia tapi Dia harus menghukum manusia karena dosa mereka.

Ada cerita yang kontras dari kisah hidup Nuh. Lihatlah apa yang dikatakan tentang Nuh. Nuh adalah orang yang benar dan tidak bercela diantara orang-orang sezamannya; dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah (Kej 6 : 9). Ditengah-tengah zaman yang bobrok, Allah masih menemukan Nuh yang hidup benar menurut jalan-jalan kebenaran Tuhan, yang tak membelok kekanan dan kekiri namun fokusnya hanya kepada Allah.

Dia memisahkan diri dari kejahatan yang dibuat orang-orang sezamannya, ia tidak menyetujui kelakuan yang dianggap populer oleh masyarakat pada saat itu. Pasti ada banyak godaan yang dialami Nuh sama seperti kita yang hidup dizaman ini. Godaan untuk hidup menurut cara hidup dunia ini yang curang, tidak kudus, yang penuh kebencian, kekerasan, iri hati, dls. Tapi Nuh menjadi teladan kita untuk hidup benar ditengah kebobrokan zaman ini. Jika Nuh dapat hidup benar dan dekat dengan Allah, kita juga pasti bisa.

Diceritakan dalam pasal 6 bahwa Nuh diperintahkan Allah untuk membuat bahtera dan membawa masuk seisi keluarga dan juga segala jenis hewan sepasang-sepasang.

Dalam ayat 22 dinyatakan Lalu Nuh melakukan semuanya itu; tepat seperti yang diperintahkan Allah kepadaNya, demikianlah dilakukannya.
Klo dalam bayanganku, gile juga si Nuh. Ga ada ujan, ga ada air tapi berani banged membangun bahtera. Pasti tetangga-tetangganya mengejek dia, tapi Nuh tetap beriman kepada Allah. Dia tidak meragukan Firman Allah dalam hidupnya. Dia tau bahwa Allah yang dia sembah, layak untuk dipercayai.

Ibrani 11 : 7 menyatakan "karena iman, maka Nuh – dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan – dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya"

Satu lagi teladan dari Nuh, beriman kepada Allah. Apapun yang telah Allah janjikan dalam hidup kita, imani itu. Meskipun saat ini kita tak melihat tanda-tanda atau jalan yang terbuka tetap beriman kepadaNya. Yakinlah bahwa Dia Allah yang layak dipercayai, Dia Allah yang mengasihi kita, yang mendatangkan kebaikan dalam hidup kita.

Setelah air bah surut dan Nuh turun dari bahtera, Nuh langsung mendirikan mezbah bagi Tuhan.

Apa kata Tuhan ketika Ia mencium persembahan Nuh yang harum itu : “Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkannya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah dilakukan” (Kej 8 : 20-21)

Seperti Nuh, hendaklah kita mendirikan mezbah dan mempersembahkan hidup kita yang menyenangkan hati Allah dan juga memberkati banyak orang. Karena persembahan Nuh, maka seluruh bumi diberkati Allah.

Rabu, 28 Desember 2011

Kemuliaan

Aku mau share khotbah pas tanggal 25 Desember kemarin. Yang khotbah Pdt Gani Wiyono tapi aku lupa nyatet, hasilnya aku mengandalkan ingatanku :)

Klo mendengar kata kemuliaan, kira-kira apa yang terlintas dibenak kita?? Harta kekayaan, popularitas dan jabatan bukan?? Namun coba kita lihat apa yang Alkitab katakan.

1. Kerendahan Hati

Yohanes 1 : 14 mengatakan Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

Natal sering diidentikan dengan hura-hura, pesta pora, sukacita, dls. Benar, ada sukcita ketika menyambut Natal tetapi taukah kita bahwa Yesus datang dalam kesederhanaan?? Allah turun menjadi manusia. Raja segala raja, pencipta langit dan bumi datang kedalam dunia. Ini menyatakan kerendahan hati yang luar biasa. DIA, penguasa bumi ini memilih kandang domba agar orang yang dianggap paling hina sekalipun dapat dirangkulnya.

Penguasa di dunia ini saja klo mengunjungi sebuah negara, pasti membawa berbagai perlengkapan. Ingat kunjungan Obama ke Indonesia kemarin?? Kantorku aja ampe libur 2 hari :P. Pada saat kedatangan Obama, pihak keamanan US bersiaga dengan beberapa helikopter, tank, sejumlah instrumen berteknologi tinggi serta 4 unit mobil khusus anti peluru spesial buat presiden Obama. Didatangkan langsung dari US. Gile ga tuh?? Biaya kunjungannya aja bisa mencapai Rp. 18M per hari..Catet per hari *gubraks*.

Beberapa hari lalu, ada berita yang cukup menarik perhatian banyak orang yaitu Menteri BUMN, Dahlan Iskan naik commuter line & ojek ke Istana Bogor untuk menghadiri rapat kabinet. Orang-orang selalu menyukai kerendahan hati.

Bagi Yesus kemuliaan berarti datang kedalam dunia sebagai manusia, bahkan dianggap hina demi untuk menyelamatkan manusia yang berdosa. Teladan yang luar biasa bagi kita.

Salah satu contoh lain teladan kerendahan hati yaitu Bunda Theresa yang meninggalkan semua kenyamanan hidupnya dan pindah ke Kalkuta, India, pada tahun 1950. Selama lebih dari 45 tahun, ia melayani orang miskin, sakit, yatim piatu dan sekarat. Karena pelayanannya yang luar biasa ini, Bunda Theresa dianugerahi Nobel Perdamaian pada tahun 1979. Ia dikagumi banyak orang, bahkan setelah meninggal pun Bunda Theresa masih dikenang :)

"Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu;" (Matius 20:26a-27). Maukah kita? Bukankah banyak orang mau melayani dengan harapan makin dikenal orang dan dihormati?

2. Kelemahan

Ada banyak cerita dalam Alkitab yang menyatakan kemuliaan Allah lewat kelemahan-kelemahan manusia.

Salah satunya orang buta yang disembuhkan. Dalam Yohanes 9 diceritakan seorang buta yang disembuhkan. Murid-murid Yesus bertanya mengapa dia dilahirkan buta, apakah karena orang tua atau dirinya berdosa??
Jawab Yesus: "Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi karena pekerjaan-pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia".

Sedangkan dalam Yoh 11 diceritakan tentang kebangkitan Lazarus. Lazarus sudah mati namun Ketika Yesus mendengar kabar itu, Ia berkata: "Penyakit itu tidak akan membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah, sebab oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan. Ya, Lazarus yang sudah mati 4 hari dibangkitkan Tuhan supaya kemuliaan Tuhan dinyatakan.

Tau yang namanya Nick Vujijic, aku udah baca bukunya..Hidupku benar-benar termotivasi oleh dirinya. Ga punya tangan dan tungkai tapi mampu menaklukan dunia. Lewat setiap kelemahannya, dia menyatakan kemuliaan Allah. Banyak hal yang dia bisa lakukan dan aku tidak. Dia bisa main golf, berselancar, main skateboard, jago berenang, dls tapi aku ga bisa. Coba cek blognya deh disini, pasti terinspirasi. Aku mau nulis tentang dia tapi nanti yah :P


Benar kata Tuhan : Dalam kelemahan, kuasaNya sempurna. Serahkan setiap kelemahan kita untuk dipakai menjadi kemuliaan nama Tuhan :)

Goodbye 2011, welcome 2012

Time flies so fast. Isn't it? Tinggal beberapa hari lagi kita akan meninggalkan tahun 2011. Menjelang berakhirnya tahun ini, aku banyak merenung, mengingat setiap moment-moment yang kulewati sepanjang tahun ini...

Bagiku berakhirnya tahun ini berarti :

Setahun lagi penyertaan Tuhan yang sempurna dinyatakan dalam hidupku
Ucapan syukur yang berlimpah-limpah karena kebaikan Tuhan
Anugerah Tuhan yang luar biasa disepanjang tahun ini. Aku berulang kali gagal dan membuat kesalahan tapi anugerah dan cintaNya tak pernah berakhir. Aku belajar

2011 :
Kenangan manis, pahit, penuh air mata, penuh sukacita, kemenangan, kegagalan, bahkan proses menyakitkan yang mendatangkan kebaikan dalam hidupku, menjadikanku kuat dan bertumbuh dalam imanku
Bertemu orang baru juga mengalami perpisahan
Pernikahan bahkan kematian ada ditahun ini

Datangnya tahun 2012 berarti :
Aku melangkah dalam iman karena Allah besertaku
Sebuah misteri tapi aku tak perlu khawatir apa yang akan terjadi nanti karena DIA setia
Aku terus belajar untuk mendengar dan taat melakukan kehendakNya
Aku butuh hikmat Tuhan. Banyak keputusan-keputusan penting yang harus kuambil yang akan mengubah jalan hidupku.

Untuk semua yang telah terjadi, aku mengucap syukur padaMu Tuhan dan untuk semua yang akan terjadi, aku berserah kepadaMu Tuhan. Kau tau yang terbaik karena itu aku mempercayakan hidupku padaMu. All i need is YOU, Lord

Jangan lewatkan tahun 2011 ini tanpa merefleksikan hidup kita, merenungkan setiap kebaikan Tuhan dan setiap pencapaian di tahun 2012.

Selamat menyambut Tahun Baru 2012 :)


Senin, 28 November 2011

G.A.L.A.U

Salah satu kata yang lagi ngetrend dikalangan anak2 muda belakangan ini yaitu G.A.L.A.U..Iya ga sih?? Ga diapelin pacar, galau. Nge-sms si dia tapi ga dibalas, galau. Dicuekin si dia, galau. Abis nonton Drama Korea ato film Breaking Down yang cowoknya so sweet banged, galau. Di twitter, fesbuk maupun status bbm pasti ada aja galau detected..hehehehehehehe.. Entah mengapa yang sering tertimpa galau disease itu para wanita. Waktu menanti cowok2 yang gaje, yang entah dimana mereka berada. Waktu ada "signal-signal" dari cowok tapi kaga nembak-nembak juga, dan masih banyak lagi alasan kegalauan bisa terjadi.


Ada ga sih cewe yang ga pernah galau?? Klo menurut gw, semua cewe normal pasti pernah galau..Tapi kalo ada yang ga pernah, mungkin setelah lulus sekolah dia langsung dijodohin n merit kali yah (kaya jaman Siti Nurbaya geto)?? Ato ada alasan lain??

Menurut gw, galau sih manusiawi banged..Kadang kita bisa khawatir tapi teteup galaunya ga pake lebay yah..Apalagi klo lagi galau terus dengerin lagu melow-melow n patah hati, pas banged untuk memperparah kegalauan. Klo kita terlalu khawatir, artinya kita tidak mempercayai Tuhan. Padahal kita percaya klo Tuhan berdaulat atas hidup kita, anak-anakNya.

Gw suka sharing dengan teman-teman yang baru berumah tangga (berhubung bersambung beberapa teman baik gw udah merit) dan ternyata ada lebih banyak pergumulan dan masalah yang harus mereka hadapi. Kehidupan sebagai suami isteri itu jauh lebih berat dibandingkan dengan hidup sebagai lajang. Jangan galau cuma gara-gara ngeliat cowo so sweet yang nongol di drama atau film dan mulai berandai-andai, andaikan gw punya cowo yang keren gitu pasti gw bisa hidup bahagia. Kita hidup dalam realita hidup yang jauuuuuuuh banged dari dongeng Cinderella. Yang akhir cerita selalu ditutup dengan "mereka hidup bersama dan bahagia selamanya". Heii sadar-sadar, kenyataannya ga akan demikian.

Dibanding bergalau ria, mending isi hari-hari kita dengan banyak hal yang positif dan membangun diri sendiri. Dan hal yang paling penting yang selalu harus kita ingat yaitu kita bisa puas dan bahagia hanya didalam Tuhan. Cowo2 ganteng itu tak akan memberikan kepuasan seperti yang Tuhan Yesus lakukan buat kita. Hanya didalamNya ada kepuasan dan kebahagiaan yang sejati.

Ingat ayat dalam Amsal 4 : 23 Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan. Hati adalah sumber keinginan dan keputusan dalam hidup kita. Makanya kudu dijaga baik-baik.

Nikmatilah setiap masa muda kita, masa single kita dengan hati yang terus tertuju kepada Tuhan. Dia tau waktu yang terbaik, Dia tau siapa yang terbaik, yang penting kita harus terus setia mendengar dan menaatiNya :)

Minggu, 27 November 2011

Ngopi Darat :)

Berbeda tempat tinggal, asal gereja, tempat kerja/kampus tapi bisa ngumpul dan ber-chit chat ria n nyambung pulaaa :P..Kok bisa??? Yup, kita berbeda dalam banyak hal tapi kami juga punya beberapa kesamaan yang menyatukan kami..Sama2 punya blog, sama2 wanita, sama2 mengasihi Tuhan dan rindu menyenangkanNya :)

Awalnya tau teman2ku ini dari blognya Lia n Shinta. Tau blognya Shinta dari Grace (Facebooknya Tuhan Masih Menulis Cerita Cinta). Setelah sering saling mengunjungi dan meninggalkan comment di blog satu dengan yang lain, jadi teman di FB, akhirnya kami memutuskan untuk kopdar tanggal 26 November kemarin.

Ketemuannya di rumah K Martha di Bintaro, yang datang itu Nonik, Kezia, Dhietha, Anggit dan aku tentunya :) Karena aku tinggal di Depok dan belom pernah ke Bintaro jadinya aku searching2 gimana caranya bisa nyampe Bintaro. Dari info yang kudapat, bisa naik Bis Deborah dari Depok, turun di Poin Square trus nyebrang ke Carrefour n Naik Trans Bintaro dari situ.

Sampe di Carrefour dengan selamat, sekalipun berjuang dengan sandalku yang nyangkut di lantai bis dan harus berdiri selama perjalanan ke Poin Square (berasa mo jatuh mulu, mana berdirinya di depan pintu pula -.-). Nyampe di depan Carrefour, aku disuruh nunggu Trans Bintaro disalah satu warung disitu, ga berapa lama ada bis yang datang. Bapak2 yang disitu ngomong ke aku : mbak, nunggu trans BSD kan, ntu udah datang bisnya. Tanpa a i u e o, langsung dah aku naik dan duduk dengan nyamannya..DAN TERNYATA aku salah naik bis -.-
Pas nyadar udah nyasar, aku turun dari bis yang udah nyampe di BSD dan naik taxi ke rumahnya K Martha..wkwkwkwkwkkwk *pintar welly*

Seperti yang aku bilang diatas, jika kita bisa ketemu, sharing mengenai hidup kita masing-masing, menyadari begitu besar kebaikan Tuhan dalam hidup kita, berbagi tentang masalah dan pergumulan kita, semuanya karena Tuhan yang mempertemukan kita..Boro-boro bisa ketemu, kenal aja kagak :D

Terima kasih buat Kak Martha dan juga suami yang sudah menyediakan rumah juga makanan buat kita (enak kak makanannya). Udah sharing gimana ga mudahnya hidup berumah tangga dan juga si cute Keiko yang meramaikan kopdar kita..hehehehehe.
Terima kasih juga buat para wanita single yang luar biasa yang masih terus bergumul, setia menanti meskipun kadang g to the law alias galau..hehehehehe..Ditengah-tengah dunia yang tak terkendali ini, aku bersyukur masih bisa ketemu sama wanita-wanita Allah yang luar biasa.

First impression-ku waktu ketemu langsung nih cewe2 :
K Martha : Karena udah jadi ibu rumah tangga jadinya sibuk ngurus ini itu terutama makanan..Kita dikasih makan terus :P. Ramah, keibuan, lembut (padahal Kak Martha itu orang Batak lho, tapi mamanya Jawa sih)

sang empunya rumah :D

Anggit : Orangnya tegas, berprinsip, to the point, ga suka ribet-ribet (maunya santai aja)
Dhieta : Ramah, tegas, enak diajak sharing :)
Nonik : Heboh, ceria, berjiwa pemimpin (waktu bilang mau doa, nonik langsung menyodorkan diri)
Kezia : Bertanggung jawab dan ramah..

Nonik - Keiko - Dhieta

Berharap suatu saat nanti bisa kopdar dengan Shinta, Lia, Ani, Steph, Mega n para cewe2 blogger yang lain juga :)

Aku bersyukur untuk semua yang Tuhan kerjakan. Bisa ketemu, ketawa, sharing, makan n menghabiskan waktu dengan kalian. Aku percaya bahwa Tuhan punya cara untuk mempertemukan kita dan juga memberkati setiap kita dengan caraNya yang luar biasa


Selasa, 01 November 2011

Petir oh Petir

Mengakhiri bulan Oktober dan memasuki bulan November, Depok selalu diguyur hujan lebat. Bukan hanya hujannya aja yang lebat, angin sama petirnya juga sama hebohnya. Berhubung kantor gw di lantai 4 dan disekelilingnya banyak pohon, kadang bisa denger suara angin yang menderu-deru.

Hujan biasanya turun setelah jam 3 sore, karena aku pulang kantornya jam4, biasanya ketahan tuh sama si ujan :P. Bukan hanya karena hujannya yang lebat tapi karena petirnya yang maha dahsyat *lebay*. Tapi beneran lho, dibanding sama petir di Ambon dan Surabaya, petir di Depok itu sangat mengerikan. Aku sampe pernah ngeliat bentuk petir yang z z itu, sampe di jalan gitu..hwaaaaaaaa

Dan ternyata juga petir berarus terbesar ada di Depok >.<. Sebuah majalah ‘Intisari’ pernah mengungkapkan bahwa petir berarus listrik terbesar terdapat di Indonesia, tepatnya di daerah Depok. Penelitian yang disponsori PLN Cabang Depok, pada bulan April, Mei dan Juni 2002, dengan menggunakan teknologi lighting position and tracking system (LPATS), itu untuk mengenali perilaku petir di wilayah kota di selatan Jakarta. Tak disangka, para peneliti mendapati arus petir negatif berkekuatan 379,2 kA (kilo Ampere) dan petir positif mencapai 441,1 kA.

Dengan kekuatan arus sebesar itu, petir mampu meratakan bangunan gedung yang terbuat dari beton sekalipun. Selama ini, Indonesia memang dikenal sebagai negara dengan sambaran petir cukup tinggi. Kondisi meteorologis Indonesia memang sangat ideal bagi terciptanya petir. Tiga syarat pembentukan petir – udara naik, kelembaban, dan partikel bebas atau aerosol – terpenuhi dengan baik di Indonesia sebagai negara maritim. (sumber : http://www.scribd.com/doc/11549380/Situs-Pengetahuan).

Syukurnya, sekalipun petirnya dashyat tapi aku belum pernah dengar orang disekelilingku (yang di Depok) yang punya pengalaman tersambar petir dan sejenisnya.

Demikian curhatku sore ini :P

Jumat, 28 Oktober 2011

Belajar dari Abraham

Postingan ini berisi poin-poin dari khotbah yang kudengar di gereja beberapa bulan lalu. Karena khotbahnya memberkatiku maka ingin ku-share juga nih :)

Judul khotbahnya : Menerima Pilihan Mengambil Kesempatan

Dari banyak pilihan yang diperhadapkan dalam hidupnya, ini adalah 3 pilihan dari berbagai macam pilihan yang dihadapi Abraham :

1. Berdiam dalam kenyamanan hidup atau berjalan dalam ketidakpastian hidup yang berujung pada menjadi berkat bagi sesama.

Seperti kita tahu, Abraham memilih untuk meninggalkan rumah dan semua kenyamanannya di Haran untuk taat kepada perintah Allah. Ia tidak tau kemana ia akan pergi tapi Ia taat kepada Tuhan. Dia menyerahkan semua kenyamanan hidupnya dan tunduk kepada Allah. Meninggalkan sanak saudara dan juga rumahnya.

Dalam Kejadian 12 : 1 dinyatakan Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu;

Ibrani 11 : 8 Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui.

Aku beberapa kali harus meninggalkan tempat tinggalku dan pindah ke daerah yang baru. Pertama pindah dari Ambon (17tahun disini) ke Surabaya (4tahun) dan ke Depok (sampe saat ini udah 5tahun). Pindah itu tak menyenangkan. Berpisah dengan orang-orang yang selama ini selalu bersama dan mendukung kita ke tempat yang baru dan tak tau apa yang akan terjadi nanti apalagi tanpa tau mau kemana!!!! *Gile aje*. Begitu dengar cerita tentang Abraham ini aku langsung membatin, luar biasa Abraham ini. Ngebayangin seseorang pergi tanpa tau harus kemana, itu merupakan penyerahan hidup yang luar biasa.

Abraham diberikan pilihan dalam hidupnya. Menaati Tuhan atau tidak. Mempercayai Allah dan memenuhi panggilanNya atau tidak. Ya, Allah telah berjanji tapi apakah saat itu Abraham telah melihat janji itu?? Belum. Janjinya tersedia tapi butuh kesediaan kita untuk mempercayai janji itu dan melangkah dalam ketaatan.

Kitapun seperti Abraham, Tuhan telah menyediakan janji bagi setiap kita tapi pertanyaannya apakah kita mau taat kepada Tuhan?? Mengikut Tuhan sekalipun kita berada dalam padang gurun, dalam jalan panjang yang seakan ga ada ujungnya, di lautan luas yang tak kelihatan satu pulau pun?? Susah banged!!! Kita semua mau kepastian, tapi berkat Tuhan disediakan bagi mereka yang mau taat. Pilihan ada ditangan kita

2. Tenggelam dalam reruntuhan keputusasaan atau merambat dalam pengharapan akan kesanggupan kemustahilan.

Menunggu, sesuatu yang membosankan. Yang nunggu pesawat delay 4 jam aja, aku berasa lumutan. Udah duduk dengan segala macam gaya, udah main hp sampe lowbat, udah foto-foto sampe ga ada yang bisa difoto juga, ngobrol sama orang baru sampe kehabisan bahan obrolan tapi pesawatnya ga nongol2 juga. Asli beteee banged :( *kok jadi curhat yah*

Bisa ngebayangin ga sih klo menanti selama 25 tahun tapi belom ada jawaban juga bahkan yang ada itu kenyataan yang bertolak belakang dengan janji itu sendiri?? Tuhan berjanji kepada Abraham bahwa keturunannya akan seperti bintang dilangit dan pasir dilaut tapi kenyataannya?? Sara isterinya sudah mati haid (menopause).

Apakah Abraham pernah mempertanyakan janji Tuhan?? Pasti. Dia masih manusia. Dalam Kejadian 15 diceritakan bahwa Abraham bertanya kepada Tuhan tentang janji Tuhan kepadanya

ayat 2 Abram menjawab: "Ya Tuhan ALLAH, apakah yang akan Engkau berikan kepadaku, karena aku akan meninggal dengan tidak mempunyai anak, dan yang akan mewarisi rumahku ialah Eliezer, orang Damsyik itu."

ayat 5 Lalu TUHAN membawa Abram ke luar serta berfirman: "Coba lihat ke langit, hitunglah bintang-bintang, jika engkau dapat menghitungnya." Maka firman-Nya kepadanya: "Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu."

ayat 6 Lalu percayalah Abram kepada TUHAN, maka TUHAN memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.
Abraham memilih percaya kepada Tuhan bukan kepada kenyataan yang ada dihadapannya. Dia tidak putus asa dan hancur dalam keputusasaannya tetapi memilih untuk percaya kepada Tuhan. Seperti Abraham, jangan pernah menyerah, putus asa dan mundur karena kita tidak tau apa yang akan Tuhan sediakan bagi kita

3. Mundur teratur dari panggilan hidup atau tetap bertahan dalam iman akan integritas karakter Allah ditengah-tengah pahit getirnya kehidupan.

Akhirnya setelah 25 tahun menanti, janji Allah digenapi dalam diri Ishak. Bisa dibayangkan ga sih perasaan Abraham pada saat lahirnya Ishak. Pasti bahagia banged, sukacita banged. Bayangin aja jika setelah bertahun-tahun penantian akhirnya lahirlah seorang bayi dalam sebuah keluarga. Pasti Abraham dan Sara sangat mengasihi Ishak, Ishak sangat berharga bagi mereka. Tapi coba baca apa yang diperintahkan Allah kepada Abraham dalam Kej 22 : 2 Firman-Nya:

"Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu."
Ketika rumah kami satu2nya diijinkan Tuhan untuk terbakar dan dijarah saja, rasanya ga rela banged. Aku bertanya berkali2 sama Tuhan, mengapa Tuhan?? Apalagi klo aku disuruh mempersembahkan anakku sendiri. Is that make sense??

Tapi lihat apa yang Abraham lakukan??

Dalam Ibrani 11 : 17 dinyatakan karena iman maka Abraham, tatkala ia dicobai, mempersembahkan Ishak. Ia, yang telah menerima janji itu, rela mempersembahkan anaknya yang tunggal

Selanjutnya dalam Yak 2 : 21. Bukankah Abraham, bapa kita, dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya, ketika ia mempersembahkan Ishak, anaknya, di atas mezbah? 22. Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.

Iman Abraham tak tergoyahkan, Dia mempercayai integritas Allah. Allah yang akan menggenapi setiap janjiNya sesuai dengan kehendakNya.

Apakah iman Abraham yang luar biasa terjadi begitu saja?? Menurutku sih TIDAK. Proses penantian selama 25 tahun itulah yang mengerjakannya. Hari-hari yang dilaluinya bersama Tuhan selama 25 tahun itulah membuatnya memiliki iman yang luar biasa.

Kamis, 20 Oktober 2011

Thanksgiving Thursday : Enjoy My Job

Beberapa hari ini cukup capek menghadapi kerjaan. Punggung dan leher sakit semua karena seharian duduk didepan komputer, mata mulai kriyep-kriyep karena menatap angka-angka dari pagi sampai sore hari. Biasanya kerjaanku ga sebanyak beberapa minggu belakangan ini.
Ketika capek datang, satu hal yang aku lakukan aku mau bersyukur sama Tuhan. Memang capeknya ga langsung hilang, tapi ada sukacita yang Tuhan berikan bagiku.

Aku bersyukur karena :
1. setiap hari aku hanya perlu berjalan kaki 20 menit kekantor (itung-itung olahraga), melewati danau dan pohon2. Mendengar kicauan burung dan menikmati sinar matahari di pagi hari. Ga pernah mengalami kemacetan jadi ga pernah streeees seperti kebanyakan orang yang tinggal di Jakarta dan Depok :D
Danau yang kulewati tiap hari dan kantorku

2. selain bekerja aku masih punya banyak waktu untuk melayani Tuhan dan melakukan hobiku seperti baca buku, nonton film korea dan tentunya jalan-jalan sama teman-temanku.
3. kerjaanku ga bikin setreees2 amat, aku menikmati setiap proses yang dilalui
4. teman2 kerja yang gokil abieeeees. Tiap hari ketawa melulu ngeliat tingkah orang-orang aneh ini heeheheheheh..

Terima kasih Tuhan untuk anugerahmu yang melimpah dalam hidupku.
Tulisan ini juga untuk berpartisipasi dalam Thanksgiving Thursday di blognya Shinta. Langsung aja kunjungi blognya disini klo mau ikutan juga :)

Senin, 17 Oktober 2011

Brilliant Minds, dari Papua

Tulisan ini diambil dari http://www.yohanessurya.com. Cuma pingin share aja, klo ternyata semua ada jalan bila ada kemauan. Jangan pernah menyerah dan terus maju :)

--------------------------------------------------------------------------------------

Banyak anak-anak genius Indonesia justru datang dari daerah yang seringkali kita anggap sebagai daerah tertinggal, Papua. Ternyata dalam melahirkan manusia-manusia genius, mereka sama sekali tidak tertinggal.

Bahkan disana banyak anak-anak yang kecerdasannya tidak akan tertandingi oleh kebanyakan anak-anak paling cerdas di daerah-daerah lainnya. Anak-anak genius itu adalah George Saa, Anike Bowaire, Andrey Awoitauw, Rudolf Surya Bonay, Jane Ansanay, Zacharias Viktor Kareth,dan masih banyak lainnya.

Brilliant Minds, dari Papua

George Saa, adalah pemenang “First Step to Nobel Prize in Physics” 2004, dan hanya anak-anak paling cerdas di seluruh dunia, para genius muda calon-calon peraih Nobel yang mampu meraihnya.

Hasil penelitiannya yang berjudul “Infinite Triangle and Hexagonal Lattice Networks of Identical Resistor” mengalahkan ratusan karya terbaik yang dikirim peserta-peserta dari 73 negara di dunia. Setiap karya yang masuk akan dinilai 30 ahli-ahli fisika dari 25 negara. Dan juri memutuskan pemenangnya adalah George Saa, dari Indonesia.

Hebatnya, George (Oge) bisa mempunyai pemikiran yang sejauh itu dariPapua. Kita tahu disana fasilitasnya, buku-buku, alat-alat laboratorium, apalagi internet, semua begitu terbatas. Bahkan Oge kadang juga terpaksa tidak bersekolah karena tak punya ongkos, atau harus membantu ayahnya di ladang. Sesuatu yang tentu saja akan membuatnya menangis berjam-jam. Belum lagi buku yang seringkali tidak bisa terbeli.

Ada satu hal yang heroik yang bisa kita pelajari dari sini, bahkan oleh tokoh-tokoh besar dan pejabat di Jakarta. Kalau kemauan kita cukup kuat, tidak akan ada lagi yang tidak mungkin. Tidak akan ada apapun yang bisa menghalangi seseorang dengan kemauan yang cukup besar.
Dan uang, adalah masalah omong kosong. Kalau anda membaca buku di perpustakaan, gratis tanpa biaya, dan anda membacanya seperti orang gila dari pagi sampai malam, tidak akan ada yang bisa mengalahkan anda, bahkan di seluruh dunia.

"Uang bukan segala-galanya untuk maju.
Selalu ada jalan untuk menimba ilmu."
--- George Saa ---

Dan George beruntung karena akhirnya dia mendapat bimbingan dari seorang profesor terbaik di Indonesia, Prof. Yohanes Surya. Dengan bimbingan yang unggul, terbukti setiap anak Indonesia, semuanya, bisa jadi yang terunggul.
Di tahun 2005, gadis cilik Anike Bowaire dari SMU Negeri 1 Serui, Papua,gantian meraih “The First Step to Nobel Prize in Physics” di Warsawa, Polandia. Makalahnya yang berjudul berjudul “Chaos in an Accelerated Rotating Horizontal Spring” dianggap sangat kreatif dan original.

Seorang anak SMU yang mengenal Teori Chaos (keteraturan dalam chaos) sebenarnya nyaris adalah sebuah keajaiban. Tapi seorang anak SMU yang bisa menciptakan teori sendiri tentang Chaos, adalah sesuatu yang nyaris mustahil. Tapi itulah keajaiban besar yang datang dariPapua.
Anike sudah membuat harum nama Indonesia, padahal umurnya pun belum 20 tahun. Karena senangnya belajar, Anike bisa membaca dan belajar dari pagi buta sampai tengah malam. Orang-orang mungkin akan bertanya, ”kenapa?”.
Jawabannya sederhana. Karena ia senang dengan fisika, dan dunia fisika. Baginya, fisika adalah keajaiban.

Setiap benda-benda dan pergerakan segala sesuatu di alam semesta, dari quark sampai galaksi, adalah keajaiban, teka-teki dari Tuhan Yang Maha Baik. Setiap fenomenanya, dari cahaya, gravitasi, sampai Lubang Hitam di pusat tata-surya adalah tantangan yang seru untuk dipecahkan.
Teka-teki yang kadang-kadang bisa dipecahkan dengan jawaban yang kreatif dan paling sederhana.

“Kesenangan yang lain adalah setelah saya dapat emas, kawan-kawan di Papua yang sebelumnya selalu tertawa melihat saya setiap sore ikut les bahasa Inggris kini mulai rajin belajar.”
---Anike Bowaire, 20 tahun, keteladanan---

Banyak lagi anak-anak Papua yang memiliki prestasi spektakuler. Rudolf Surya Bonay Andrey Awoitauw (20 tahun, lahir 7 Desember 1988), adalah pemenang “The First Step to Nobel Prize in Chemistry” di tahun 2006 danmendapat medali emas Olimpiade Sains Nasional (2005) mengalahkan Ivan Kristanto, juara dunia dari Jakarta.
Ada juga Jane Ansanay danZacharias Viktor Kareth yang akan mengikuti Olimpiade Fisika Asia di Vietnam. Indonesia benar-benar dianugerahi Tuhan begitu banyak anak-anak cemerlang. Mereka tersebar di seluruh penjuru Indonesia bahkan sampai ke pelosok-pelosok terpencil.