Selasa, 13 September 2011

Damailah Ambonku

Beberapa hari yang lalu, tanggal 11 September 2011 ada beberapa kejadian yang terjadi di kota kelahiranku tercinta - Ambon. Kejadian-kejadian ini membangkitkan memori masa lalu yang cukup kelam.
Pikiranku kembali ke masa-masa kelam kerusuhan Ambon di tahun 1999.

Masa-masa itu sangat sulit. Akibat yang ditimbulkan bukan hanya nyawa dan harta yang hilang tapi ada banyak hal yang merugikan. Pembangunan dikota Ambon menjadi terhambat, bertahun-tahun tidak ada perkembangan yang terjadi di kota ini, kami anak sekolah (waktu itu masih jd anak SMP) sering banged libur yang berdampak pada pendidikan kami yang tidak maksimal, secara psikologis kami juga mengalami trauma apalagi klo mendengar suara tembakan, harga-harga barang menjadi mahal (bisa sampe 2 atau 3 kali lipat harga normal padahal di Ambon itu barang emang udah mahal dari sononya), klo barang mahal sih masih mending bahkan kadang ga ada bahan makanan dan masih banyak lagi. Intinya, ga ada yang menguntungkan!!!!

Jadi waktu kemarin ada kejadian lagi, aku berdoa supaya semua warga kota Ambon bisa berpikir positif dan jangan mau diprovokasi. Biar kedamaian yang dari Tuhan memenuhi kota ini. Biar setiap pihak yang bertikai dapat berpikir jernih, akibat yang ditimbulkan bila kejadian tahun 1999 terulang hanyalah kemunduran dan tidak ada yang menguntungkan.

PUJI TUHAN. Masyarakat Maluku, khususnya pemuda pemudi di Ambon sudah menyadari hal itu. Aku begitu terharu, terpacu semangat dan bersyukur, generasi muda di Ambon saat ini sudah menyadari hal ini. Semua bahu membahu untuk menciptakan kota Ambon Manise, seperti dulu kala.

Aku terus berdoa supaya terus ada damai di Ambon, di Maluku.. Aku berdoa supaya Ambon dapat terus maju.. Aku berdoa supaya masyarakat kota Ambon bahu membahu menjaga perdamaian kota kami tercinta. Seperti slogan yang terkenal sejak dahulu kala "Katong Samua Basudara".

Tuhan tak pernah salah menentukan tanah kelahiranku, tak pernah salah menempatkanku di tanah ini. Bangga dilahirkan ditanah ini dan terus berdoa supaya suatu saat nanti bisa melakukan "sesuatu" untuk tanah kelahiranku "tanah tampa beta putus pusa"



Tuhan Yesus Memberkati Kota Ambon





8 komentar:

Mega mengatakan...

We pray for Ambon too Wel ^^
Tuhan Yesus mengasihi Ambon

Welly Lokollo mengatakan...

Tengkyuu meg..
Ambon emang butuh banyak doa dari orang percaya :)

Theresia Hutapea mengatakan...

hadeeeh gw ga liat2 lgi kbrnya, si mama bhkan udh gatau lgi mau ngmong apa..... :(
knapa oh knapa?
Tuhan brkati Ambon, lakukan ssuatu yg besar buat tanah klahiran kluarga saya ini >_<

Welly Lokollo mengatakan...

@Echa : emang siapa yang lahir di Ambon cha??
Klo denger kabar ttg Ambon, aku juga jadinya speechlees juga..Yang bisa kulakukan cuma berdoa :)

marthavina mengatakan...

Kakak ipar ku sekeluarga mau ke ambon natalan bsk. dia sedih bgt tuh Ambon rusuh lagi. Ketakutan aja kalo parahnya sampe kayak dulu. Btw...dulu kakak iparku itu pernah jadi miss. ambon loh...

Welly Lokollo mengatakan...

@Kak Martha : oh yah?? hebat juga yah..doain kak supaya Ambon bisa terus damai :)

Nonik mengatakan...

Halooo Kak Welly :) baru nongol pertama kali nih hehe. Aku sudah lama pingin banget loh main ke Indo bagian timur...en ke Maluku juga!! Kemarin pas denger berita itu sedih juga sih. Let's pray for Indonesia everyday ^^ Aku suka kalimatmu yg bilang, "Tuhan tak pernah salah menentukan tanah kelahiranku."

Welly Lokollo mengatakan...

@Nonik : hehehehehehe, hai Nik..Tengkyuu udah mampir :) Ayo nik, kapan2 datanglah ke Ambon, bisa liat keindahan Indonesia yang luar biasa :) Yup, Let's pray for Indonesia