Kamis, 08 September 2011

Berubah, hasilkanlah buah

Beberapa hari yang lalu aku menyempatkan diri untuk mendengar beberapa khotbah yang linknya ada di blognya Lia. Dan ada banyak hal yang Tuhan ingatkan dalam hidupku.

Sejak kecil aku hidup dilingkungan Kristen, hampir semua teman-temanku Kristen. Namun beberapa tahun belakangan ini, aku banyak mengenal dan bergaul dengan teman-teman yang tidak seiman denganku dan aku merasa agak miris dengan penilaian mereka tentang Kekristenan. Mereka berpikir bahwa Kekristenan itu mengijinkan orang untuk “kumpul kebo”, melakukan seks sebelum menikah, hidup bebas semau-maunya, pacaran ala film Hollywood, memakai pakaian yang kurang bahan, dls. Mengapa mereka berpikir demikian? Mereka berkesimpulan seperti itu karena mereka melihat orang-orang Kristen disekeliling mereka hidup seperti itu.

Ternyata kita tak mampu membuat perbedaan. Kita berbicara dengan kata-kata yang sama dengan orang-orang yang tidak mengenal Allah, sumpah serapah dan kata makian menjadi bagian hidup kita setiap hari, kita berpakaian dengan mempertontonkan bagian-bagian tubuh yang akan menimbulkan nafsu saudara lelaki kita, serta perbuatan kita tidak mencerminkan Kristus.

Matius 7 : 17 menyatakan. Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik. 20. Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Buah apakah yang dihasilkan dari setiap hidup kita?
Klo ditanya apakah sudah menerima Yesus sebagai Tuhan, jawabnya pasti dong. Benarkah?? Apakah hanya dengan mengaku percaya kepada Yesus saja kita akan dapat tiket masuk sorga? How do you trully know you are saved? Sebuah tanda tanya besar akan muncul apabila kita mengaku bahwa kita sudah bertobat, menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat namun cara hidup kita tetap sama dengan dunia ini.

You know you have been saved because your life is in a process of being changed, and your style of life is one of walking in the paths of God's truth and when you step off those paths in disobedience, as we all do, God comes for you and puts you back on the path... God will make a difference in your life - Paul Washer -

Kelahiran kembali tanpa perubahan bukanlah kelahiran kembali. Pertobatan tanpa perubahan bukanlah pertobatan. Bukan berarti kita akan langsung sempurna dan tidak melakukan dosa sama sekali TAPI harus ada perubahan yang nyata dari cara hidup kita.

Matius 3 : 8 menyatakan “Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan”.

Perubahan itu dimulai dari diri sendiri. Buatlah komitmen untuk setiap hal yang kita rindu Tuhan ubahkan dalam hidup kita. Apakah berhenti disitu saja?? Tidak. Ambillah tindakan. Keinginan tanpa tindakan tidak akan menghasilkan apa-apa. Perubahan selalu tidak mudah, karena itu mintalah kekuatan dan anugerah dari Tuhan.

Seharusnya kerinduan terbesar kita ketika kita mengenal Yesus secara pribadi, ketika Yesus Kristus menjadi fokus dan hasrat dalam hidup kita adalah menyenangkan hatiNya. Jika kita benar-benar mengasihiNya, kita akan mampu berkata seperti pemazmur Daud, “Aku suka melakukan kehendakMu, ya Allah” (Mazmur 40:9).

Lebih dari 2 tahun ini, aku tinggal sekamar dengan adeku Lidya, setiap hari kami bertemu, berbicara dan berinteraksi satu dengan yang lain. Apa yang dihasilkan dari hubungan kami? Kami akan semakin mirip satu dengan yang lain, cara berbicara kami, pilihan-pilihan pakaian kami, cara berpikir kami akan saling mempengaruhi.

Hubungan yang dekat dengan seseorang akan membawa perubahan dalam hidup kita. Apalagi kalo kita memiliki hubungan yang dekat dengan Tuhan?? Hidup kita pasti berubah. Itu pasti. Kita akan semakin mengerti apa yang Tuhan rindukan dalam hidup kita dan kerinduan terbesar kita adalah menyenangkan hati Tuhan, kita akan dibawa mengerti bagaimana cara menyenangkan hati-Nya dalam setiap hal yang kita lakukan baik melalui kata-kata yang kita ucapkan, perilaku kita, cara kita berpacaran, cara kita berpakaian, cara kita bergaul dan lain sebagainya.

Kita masih melakukan kesalahan TAPI kita akan semakin peka terhadap kehendakNya, kita akan berpikir berkali-kali untuk melakukan hal yang menyakiti hati Tuhan apalagi berkubang dalam dosa. Dan Tuhan akan selalu mengingatkan kita jika kita sudah melakukan kesalahan atau tidak taat kepadaNya. Dia punya banyak cara untuk mengingatkan kita baik melalui FirmanNya, hamba-hamba Tuhan, orang-orang disekeliling kita, orang tua kita, sahabat-sahabat dan saudara-saudara kita dalam Tuhan. The person who loves you most will tell you the most truth.

Saat ini aku diingatkan lagi sama Tuhan tentang hidup mengasihiNya. Hmm, Tuhan Yesus memang luar biasa dalam hidupku. Sampai hari ini pun aku terus belajar untuk mengasihi Tuhan, menyenangkan hatiNya selalu. Aku kadang gagal tapi aku mau memastikan diriku untuk terus maju, berlari-lari kepada tujuanku yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

4 komentar:

Mekar A. Pradipta mengatakan...

hiks, so deep... Apalagi yang bagian jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan :) thanks welly :D

Welly Lokollo mengatakan...

iyaaaa, aku sampe merenungkan berkali2 sambil mengetik ini postingan..your welcome dit :)

marthavina mengatakan...

In my spiritual life, saya berhenti menghasilkan buah kurang lebih 7 tahun. What???? Tapi itu kenyataannya, dan...rasanya hidup kering kerontang gak karuan, gak ada kepuasan. Saya bangkit kembali ketika minta Tuhan untuk mempergunakan saya dengan apa yang ada pada saya .Tuhan sungguh mendengar doa saya.Pagi ini saya sate dari Yoh. 15:1-15, Hanya ada satu cara kita bisa berbuah, hanya jika kita mau tinggal dalam DIA.Saya sedang menantikan panen..Thx Welly

Welly Lokollo mengatakan...

Puji Tuhan, Tuhan masih mengingatkan kita yah kak..Betul banged "Hanya ada satu cara kita bisa berbuah, hanya jika kita tinggal didalam Dia"

Tadi pagi juga dapat kalimat yang bagus nih "Kamu telah mempercayai Yesus dengan hidupmu, sekarang jalanilah hidupmu didalam DIA. Jangan sembunyikan hidup yang penuh sukacita didalam Tuhan, tetapi tumbuh dan mekarlah agar seluruh dunia melihatmu"