Senin, 29 Agustus 2011

Tak pernah terganti

Ketika kuberusia 6 tahun
Engkau yang selalu membangunkanku untuk berangkat sekolah
Menyisir rambutku dengan poni keongnya
Menggendongku ke dokter waktu sakit
Alarm tidur siangku adalah dirimu

Saat usiaku 12 tahun
Engkau yang mengambil raportku
Kegiatan yang paling kusukai adalah piknik ke pantai bersamamu dan seluruh keluarga
Membeli baju baru adalah salah satu agenda bersamamu
Bila berjalan bersamamu, kupastikan selalu kugandeng tanganmu

Namun saat usiaku menginjak 14 tahun
Entah dimana sosok itu
Sosok yang selama ini bersamaku tumbuh
Bertemu dengamu adalah sesuatu yang sangat jarang terjadi
Ingin rasanya mengatakan untuk tetap tinggal dan jangan pernah pergi
Jangan pernah berubah dan teruslah seperti waktu aku masih kanak-kanak

Kehilanganmu lebih dari sekedar kehilangan pemberi makan dalam keluarga
Tapi sosok yang dapat diandalkan
Sandaran dan penopang hidup kami
Aku kehilangan arah
Aku hancur berkeping keping
Entah kepada siapa aku dapat bergantung
Tidak ada yang dapat dipercayai
Hangat kasihmu selalu kurindukan

Bahkan setelah 13 tahun berlalu
Setelah belajar untuk mengampunimu
Belajar menerima semua yang terjadi
Belajar untuk terus mengasihimu
dan Belajar tentang kasih yang besar dari BAPA Sang Pemberi Hidup

Kupastikan tempatmu dihatiku tak pernah terganti
Ada ruang kosong yang selalu menantikan kehadiranmu
Menantikan suatu saat nanti
Aku bisa memelukmu, berdansa denganmu
Mengasihimu lebih dan lebih lagi
Dan aku berdoa setiap saat untukmu
Supaya suatu saat nanti, kasih Yesus yang besar dapat Engkau rasakan
Dan mengubahkanmu.
I love you dad n always miss you

5 komentar:

Mekar A. Pradipta mengatakan...

welly... #peluk# terus berdoa yaa...

Mega mengatakan...

jadi kangen juga nih sama papahku Wel ^^' Emang dia tidak terganti

Welly Lokollo mengatakan...

@ Ditha : hehehehe, tengkyuuuuu :D

@Mega : mumpung masih bisa bilang kangen meg, jadi langsung aja :D

marthavina mengatakan...

hallo Welly...sabar ya, saya memang beruntung memiliki Papa yang luar biasa, dalam setiap jengkal kehidupan saya , jejaknya nyata, tapi,walau gmana pun ada hal hal juga yang saya "sembunyikan "dari beliau. Tapi..Welly, dengan BAPA kita, kita tak perlu sembunyikan apa apa, dari kita bayi sampai kelak kita tua, DIA akan membopong kita. jadi kalau Welly rindu Papa, ceritakan semuanya pada BAPA kita. Tuhan menghibur mu, selalu...

Welly Lokollo mengatakan...

@ K Martha : iya kak, aku bersyukur punya BAPA yang luar biasa dalam hidupku..Tengkyuu yah kak :)